Pengecatan Ulang Sirkuit Mandalika

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria Seusai Konferensi Pers di KPPBC TMP Mataram

Lintasan Sirkuit Internasional Mandalika, yang terletak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan mengalami pengecatan ulang menjelang gelaran MotoGP 2024. Rencananya, pengecatan ini akan dimulai pada Agustus 2024. Proses pengecatan ulang ini merupakan bagian dari persiapan menyambut ajang bergengsi tersebut, dengan menggunakan motif khas budaya lokal yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo).

Anggaran dan Kualitas Cat

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, mengungkapkan bahwa cat yang akan digunakan untuk pengecatan lintasan ini dibeli langsung dari Italia dengan harga mencapai Rp 1 miliar. Cat yang digunakan terdiri dari beberapa warna, antara lain merah, putih, hitam, dan hijau. “Pengecatan ini dilakukan sesuai dengan permintaan Dorna Sports karena cat yang sekarang sudah pudar,” kata Andhi dalam konferensi pers di Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea, dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Mataram, Rabu (3/7/2024). Seperti diketahui, Dorna Sports adalah perusahaan pemegang hak komersial MotoGP.

Luas Area dan Detail Pengecatan

Pengecatan Sepanjang 10 KM

Proses pengecatan lintasan akan mencakup total panjang 10 km, dengan rincian 5 km pada sisi kiri dan 3,9 km pada sisi kanan dalam lintasan. Luas area pengecatan mencapai 30 ribu meter persegi. Warna putih akan diaplikasikan selebar 50 cm dan warna merah selebar 1 meter. Menurut Andhi, pengecatan ini akan memakan waktu sekitar satu bulan untuk diselesaikan.

Penggunaan Tenaga Kerja Lokal

Tahun ini, proses pengecatan Sirkuit Mandalika akan melibatkan tenaga kerja lokal, berbeda dengan tiga pengecatan sebelumnya yang selalu menggunakan tenaga kerja asing. “Dengan ini, biaya tahun ini lebih murah dan nyaris semua pekerjaan di Mandalika sudah diambil alih oleh tenaga kerja lokal. Saya yakin pasti hasilnya bagus dan lebih hemat,” ujar Andhi. Pemberdayaan tenaga kerja lokal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemandirian sumber daya manusia di daerah tersebut.

Standar Kualitas Internasional

Cat Lintasan yang Digunakan Tidak Boleh Sembarangan

Andhi menegaskan bahwa kualitas pengecatan harus memenuhi standar homologasi dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Cat yang digunakan adalah cat khusus yang hanya diproduksi oleh enam vendor di dunia dan memiliki butiran kasar yang membuat ban motor tetap mencengkeram seperti aspal lintasan utama. “Cat ini tidak sembarang, hanya ada enam vendor di dunia. Di dalam cat ini terdapat butiran kasar. Ketika ban motor masuk ke lintasan, cat ini akan memberikan grip yang sama seperti aspal lintasan utama,” jelasnya.

Cat tersebut dikirim dari Italia menggunakan jalur laut dan tiba dalam satu kontainer. Proses pengiriman dan pengecatan ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kualitas dan keselamatan lintasan untuk para pembalap MotoGP yang akan berlaga di Sirkuit Mandalika.

Dengan persiapan yang matang dan pengecatan ulang ini, diharapkan Sirkuit Mandalika dapat menyajikan lintasan yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga memenuhi standar internasional, sehingga dapat menjadi kebanggaan Indonesia di kancah dunia balap motor. Pengecatan ulang dengan motif Sasambo juga diharapkan dapat menambah nilai estetika dan memperkenalkan budaya lokal kepada dunia internasional.

Penulis : Erni Septiani

Publikasi : World Lion Championship – Berita Seputar Olahraga dan Kesehatan

Sumber : www.detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here