BERITA TERBARU

Juara Olimpiade Kewalahan Lawan Gregoria di Final Kumamoto Masters 2023

Kumamoto Masters 2023

Tunggal putri nomor satu dunia asal Tiongkok, Chen Yufei, menyesali kekalahannya dari pemain Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, di final Kumamoto Masters 2023.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei, tak berdaya dikalahkan oleh Gregoria di partai puncak Kumamoto Masters 2023. Chen kalah 21-12, 21-12 dalam pertandingan yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Minggu (19/3).

Chen Yu Fei, yang baru saja meraih gelar juara beruntun di Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka (2023), dibuat terluka parah oleh Gregoria.

Yu Fei tertinggal sejak awal game pertama dan tidak dapat menemukan ritmenya. Ia harus terus menerus bertahan dari serangan-serangan Gregoria yang tak terduga.

Banyak Dikecoh Pukulan Forehand

Chen terpancing dan terlambat kembali ke posisi semula, sehingga menyulitkannya untuk menyerang di depan net, sebuah adegan yang terus berulang sepanjang 40 menit final.

Cheng memiliki peluang di game kedua untuk meningkatkan peluangnya menjadi 11-9 dan menjaga harapannya tetap hidup. Namun, ia kembali kehilangan konsentrasi.

Chen mencoba segala serangan yang ia bisa untuk mengeksploitasi celah dari Gregoria, namun ia tidak bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi pemain tunggal putri unggulan Indonesia tersebut.

Faktanya, Yu Fei hanya mampu menambah satu angka setelah interval, sementara Gregoria akhirnya meraih sepuluh angka beruntun untuk mengunci kemenangan.

Ketika di tanya mengenai ketidakmampuannya mengimbangi Gregoria Mariska, Yu Fei tidak menampik bahwa juniornya itu bermain dengan tempo yang sangat cepat.

“Lawan bermain sangat cepat dan saya banyak melakukan kesalahan.” Kata Yu Fei.

Mariska memutus tren buruk selalu kalah dari Yu Fei dalam tiga pertemuan mereka tahun ini, dan di permalukan.

Rekor pertemuan Gregoria melawan Yu Fei sedikit membaik menjadi 3-7. Mariska sendiri mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya kemarin adalah tekad kuat yang ia pertahankan bahkan sejak masuk ke lapangan.

Dalam siaran pers PBSI, Mariska mengatakan.

“Motivasi saya sangat besar sekali. Saya tahu saya harus bekerja keras untuk menghadapi Yu Fei. Jadi saya sudah mempersiapkan diri dengan baik.”

“Fakta bahwa Yu Fei sedang tidak dalam performa terbaiknya juga menguntungkan saya. Ia juga melakukan banyak kesalahan sendiri.”

FAQ

Berapa kekalahan poin Chen Yu Fei?

Yu Fei kalah 21-12, 21-12 dalam pertandingan yang di gelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium.

Apa alasan Mariska menang?

Juara olimpiade yang menjadi lawan dari Mariska mengakui kecepatannya serta kesulitan mengimbangi pukulan-pukulan cepatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *