Salah satu efek yang paling umum setelah terjaga dalam waktu yang lama adalah rasa kantuk. Anda mungkin lebih sering menguap dan lelah jika Anda sering begadang. Namun, itu bukan satu-satunya efeknya. Begadang juga dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik Anda.

Usia dan aktivitas sehari-hari menentukan jumlah tidur yang dibutuhkan setiap orang. Orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur setiap hari, sedangkan anak-anak membutuhkan 10 hingga 13 jam tidur setiap hari.

Dampak Negatif Begadang Untuk Kesehatan

  1. Pertambahan berat badan

Orang kurang tidur atau sering terjaga pada malam hari lebih mungkin mengalami obesitas daripada orang dengan cukup tidur setiap hari. Oleh karena itu, orang yang obesitas lebih cenderung mengalami obesitas jika mereka kurang tidur atau sering begadang.

Kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena beberapa alasan. Salah satu alasan adalah kurang tidur, yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Selain itu, kurang tidur dapat membuat tubuh lebih cepat lapar, yang membuat sulit untuk menjaga kebiasaan makan yang baik.

Selain itu, kita mungkin mengalami peningkatan berat badan jika kita begadang atau makan banyak saat sedang mengalami stres makan. Akibatnya, kebiasaan begadang harus dihilangkan atau dikurangi jika Anda ingin menurunkan berat badan.

  1. Penuaan dini

Tubuh kita menghasilkan kortisol, hormon stres, lebih banyak saat kita begadang dan kurang istirahat. Hormon ini memiliki kemampuan untuk menghentikan dan merusak kolagen, sebuah protein yang membuat kulit kencang dan elastis.

Jika Anda terlalu banyak begadang, Anda akan mengalami kering dan kusam di wajah dan kulit. Kolagen rusak pada wajah dapat menyebabkan kerutan dan garis di wajah, flek hitam dan jerawat, bengkak di mata, dan lingkaran hitam di sekitar mata yang dikenal sebagai mata panda.

  1. Mudah lupa

Jika Anda sering terjaga di malam hari, sel dan jaringan otak akan rusak dan lebih sulit diperbaiki. Ini berdampak pada fungsi otak seperti mengantuk dan pelupa. Sebaliknya, saat Anda istirahat, jaringan dan sel saraf di otak mengalami perbaikan atau regenerasi, yang memastikan otak tetap terjaga sepanjang hari.

FAQ

Untuk alasan apa tidur yang cukup sangat penting?

Istirahat cukup membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik dengan menghasilkan sitokin untuk melawan bakteri dan virus.

Apa yang terjadi ketika seseorang tidak istirahat cukup?

Jika seseorang tidak istirahat cukup, mereka mungkin mengalami gejala berikut: kesulitan konsentrasi, penurunan berat badan, dan kehilangan motivasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here